Jamur
Stimulasi Fruktifikasi melalui Aplikasi Mikroba Saprotrofik pada Media BioCasTerra dalam Budidaya Jamur Milky
Deskripsi Program
Program yang dilakukan untuk memberikan perbaikan dalam pengayaan ketersediaan unsur hara mikroba, nitrogen, dan fosfor.serta menjaga keseimbangan pH pada baglog sehingga kualitas dan kuantitas jamur Milky dapat memenuhi kebutuhan pasar. media tanam baglog konvensional yang sebelumnya hanya menggunakan serbuk gergaji dan sekam padi, diberikan modifikasi dengan penambahan media berbasis BioCasTerra yang memberikan perubahan signifikan dalam kualitas dan produktivitas Jamur Milky. BioCasTerra memiliki kandungan mikroba aktif, nitrogen & fosfor, ZPT alami, dan asam humat & fulvat yang memiliki kemampuan dalam pertumbuhan fruktifikasi dan miselium, dan merangsang pertumbuhan tubuh buah.
Metode Perhitungan Absolut
Metode perhitungan absolut yang digunakan yakni metode monitoring langsung di area konservasi, dengan menghitung jumlah produksi jamur setiap tahunnya.
Tabel Perhitungan
| Tahun | Jumlah Produksi Jamur (Pohon) | Total Jamur (Pohon) | Persen Peningkatan Produksi |
|---|---|---|---|
| Sebelum program | |||
| 2024 | 217 | 217 | 0% |
| Setelah program | |||
| 2025 | 267 | 484 | 23% |
| 2026* | 293 | 777 | 35% |
Budidaya Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Dengan Metode Integrated BioHarvest
Deskripsi Program
Penerapan metode baru pada budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus) sebagai bentuk upaya peningkatan produktivitas budidaya jamur sehingga kualitas dan kuantitas jamur tiram dapat memenuhi kebutuhan pasar. Perubahan yang dilakukan dari metode lama yaitu dengan mengganti media tanam baglog konvensional menjadi jenis baglog berbahan dasar eceng gondok yang mudah didapatkan dari sekitar waduk cirata. Eceng gondok memiliki kandungan nutrisi yang diperlukan untuk meningkatkan produkvitas pertumbuhan jamur tiram. Selain itu, budidaya jamur juga terintegrasi dengan aplikasi smart mushroom apps untuk monitoring kondisi kumbung jamur.
Metode Perhitungan Absolut
Metode perhitungan absolut yang digunakan yakni metode monitoring langsung di area konservasi, dengan menghitung jumlah produksi jamur setiap tahunnya.
Tabel Perhitungan
| Tahun | Jumlah Produksi Jamur | Total Jamur | Persen Peningkatan Produksi |
|---|---|---|---|
| Sebelum program | |||
| 2023 | 10000 | 10000 | 0% |
| Setelah program | |||
| 2024 | 15000 | 25000 | 50% |
| 2025 | 16500 | 41500 | 65% |
| 2026* | 17000 | 58500 | 70% |