Implementasi Konservasi Heterogeneous Phytocoenosis melalui Biogenic Nutrient Recirculation Berbasis Ensiled Eceng Gondok–Feses Domba–Sekam Padi

Deskripsi Program

Program ini memanfaatkan kotoran Domba Garut yang berasal dari ternak yang mengonsumsi silase eceng gondok sebagai bahan utama pupuk organik. Kotoran ternak kemudian dicampurkan dengan sekam padi sebagai bahan organik pendukung untuk memperbaiki struktur, porositas, dan keseimbangan bahan selama proses pengomposan. Pupuk organik yang dihasilkan selanjutnya dimanfaatkan pada vegetasi konservasi di area Waduk Cirata untuk menyediakan bahan organik dan unsur hara yang mendukung pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, terbentuk pemanfaatan berkelanjutan dari silase eceng gondok → Domba Garut → kohe → pupuk organik → vegetasi konservasi.

Metode Perhitungan Absolut

Tabel Perhitungan

No Nama Lokal 2025 2026 Satuan
A Flora
1 Matoa (Pometia Pinnata) 265 271 Pohon
2 Jambu Biji (Psidium Guajava) 75 90 Pohon
3 Rambutan (Nephelium Lappaceum) 275 287 Pohon
4 Nangka (Artocarpus Heterophyllus) 115 124 Pohon
5 Mahoni (Swietenia Mahagoni) 220 227 Pohon
6 Trembesi (Samanea Saman) 80 89 Pohon
7 Kaliandra (Calliandra Calothyrsus) 170 177 Pohon
B Fauna
1 Domba (Ovis Aries) 131 139 Ekor
No Nama Lokal 2025 2026
n pi ln pi Pi * ln pi n pi ln pi Pi * ln pi
1 Matoa (Pometia Pinnata) 265 0.221 -1.510 -0.334 271 0.214 -1.541 -0.330
2 Jambu Biji (Psidium Guajava) 75 0.063 -2.773 -0.173 90 0.071 -2.643 -0.188
3 Rambutan (Nephelium Lappaceum) 275 0.229 -1.473 -0.338 287 0.227 -1.483 -0.337
4 Nangka (Artocarpus Heterophyllus) 115 0.096 -2.345 -0.225 124 0.098 -2.323 -0.228
5 Mahoni (Swietenia Mahagoni) 220 0.183 -1.696 -0.311 227 0.179 -1.718 -0.308
6 Trembesi (Samanea Saman) 80 0.067 -2.708 -0.181 89 0.070 -2.654 -0.187
7 Kaliandra (Calliandra Calothyrsus) 170 0.142 -1.954 -0.277 177 0.140 -1.967 -0.275
Jumlah 1,200 -1.838 1,265 -1.852
Indeks Keanekaragaman Jenis (H’) Flora 1.84 1.85
IKH area konservasi 2025 2026
Indeks Keanekaragaman Jenis Flora (H’) 1.84 1.85